Deskripsi
Toko Jual Warangka Sarung Keris Ladrang Sunggingan
Warangka Sarung Keris Ladrang Sunggingan merupakan salah satu koleksi warangka atau sarung keris yang sangat istimewa. Terbuat dari bahan kayu pilihan dengan garap yang halus dan tentunya sesuai pakem. Selain itu yang menjadikan warangka ini memiliki nilai tinggi adalah pada proses finishingnya yang menggunakan teknik sunggingan.
Sunggingan sendiri adalah seni mewarnai yang biasanya digunakan pada pewarnaan wayang kulit. Berbeda dengan penyungging wayang, seorang penyungging wayang belum tentu bisa menyungging warangka keris. Namun penyungging warangka keris dipastikan bisa menyungging wayang.
Sungging warangka keris sendiri tidak terbatas pada satu bentuk model saja, namun sungging mampu diterapkan pada berbagai model warangka yang ada baik ladrang, gayaman dan juga pada warangka sandang walikat.
Keris yang berkelas akan nampak lebih berkelas dengan sarung warangka sunggingan ini. Wibawa, karisma dan derajat kelasnya akan nampak sejak dari pandangan pertama.







Detail Peroduk Toko Jual Warangka Sarung Keris Ladrang Sunggingan :
- Nama : Warangka Keris / Sarung Keris
- Model : Ladrang
- Bahan : Kayu Sono Keling
- Untuk keris ukuran standart
- Finishing: Sunggingan
- Motif Sungingan: Modang Pakubuwana
- 1 Set meliputi Warangka dan Deder/Handle
Warangka Ladrang bukan sekadar sarung, melainkan lambang drajat lan martabat. Dalam pakem Jawa, bentuk Ladrang dipakai oleh para luhur—menandakan kedudukan, wibawa, dan tanggung jawab batin yang tinggi. Garis lengkungnya yang tegas namun anggun mencerminkan sosok yang kuat, tapi tetap menundukkan diri pada kebijaksanaan.
Motif Modang Pakubuwana membawa makna yang tidak kasat mata. Ia bukan hanya hiasan, melainkan lambang perlindungan, kemakmuran, dan kekuatan halus yang menyertai pemiliknya. Ornamen lung-lungan yang menjalar seperti kehidupan—tumbuh, berakar, dan terhubung dengan jagad besar.
Kayu Sono Keling, dengan warna gelap dan serat yang dalam, dipercaya menyimpan energi keteguhan. Ia melambangkan kestabilan hati, ketahanan jiwa, dan kekuatan yang tidak mudah goyah oleh zaman.
Dalam sunyi, warangka ini seakan “urip”…
bukan berbicara dengan suara, melainkan dengan rasa.
Ia bukan sekadar pelindung bilah,
melainkan penjaga nilai, penjaga kehormatan, dan penjaga jati diri.













Ulasan
Belum ada ulasan.